Pengurus Majelis Wakil
Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Ngasem pada hari Ahad (04/08/2024),
telah melaksanakan Konferensi Wakil Cabang VIII yang bertempat di Ballroom
Gedung Pusat Penggerak Ekonomi NU Ngasem, Desa Ngasem Kecamatan Ngasem
Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.
Hadir pada acara
pembukaan tersebut antara lain KH. Hambali Mudrik dari Jajaran Syuriah PCNU
Bojonegoro, KH. Agus Sholahuddin dan K. Alexander Mubarok dari jajaran
Tanfidziyah PCNU Bojonegoro, perwakilan MWC NU Se-Kabupaten Bojonegoro, seluruh
Pengurus MWC NU Ngasem sebanyak 46 orang, Ketua dan Sekretaris Lembaga, Lajnah
MWC NU Ngasem, Pengurus Ranting dan Anak Ranting NU Se-Kecamatan Ngasem masing-masing
4 orang yakni Rois, Katib, Ketua dan Sekretaris. Konferensi Wakil Cabang VIII
MWC NU Ngasem ini melibatkan, 30 Banser Satkoryon Ngasem, 10 Anggota Pagar Nusa
Ngasem serta 10 dari CBP KPP Ngasem untuk mengamankan jalannya Konferensi tersebut.
KH. A. Nailin Fauz Misbah selaku
Ketua Tanfidziyah MWC NU Ngasem menyampaikan pada saat itu adalah hari terakhir
beliau diamanahi sebagai Ketua Tanfidziyah NU Ngasem. “Saya belum tahu masa
depan MWC NU Ngasem periode yang akan datang dinahkodai siapa,” tambah Gus Fauz
sapaan akrabnya. Gus Fauz menekankan bawasanya menjadi pengurus NU itu bukan
orang-orang yang mencari jabatan tetapi menghidupi Organisasi dengan ikhlas.
Kegiatan pembukaan
Konferensi Wakil Cabang VIII MWC NU Ngasem ini sangat meriah, selain
dilaksanakan di Ballroom yang sangat megah, MWC NU Ngasem melaunching sebuah
buku yaitu “3 Biografi Tokoh Penggerak Nahdlatul Ulama Ngasem” yang nantinya
akan dibagikan kepada para undangan. Pada Konferensi ini setiap peserta dan
undangan yang hadir mendapatkan tas dan tujuh buku diantaranya adalah :
1. 3 Biografi Tokoh
Penggerak Nahdlatul Ulama Ngasem
2. Profil MWC NU
Kecamatan Ngasem
3. Khutbah Jum’at
Bulan Ramadhan
4. Pujian Setelah
Adzan
5. Ngupokoro
Mayyit
6. Hasil
Keputusan Bahtsul Masail PCNU Bojonegoro tahun 2019-2021
7. Tata Cara
Penyembelihan Hewan Qurban
“Ketujuh buku itu dimasukkan kedalam tas yang cukup stylish dengan model kekinian,” tambahan Gus Fauz. Gus Fauz juga menjelaskan, jumlah tas dan buku itu berjumlah 180 paket. Karena menurutnya, setiap peserta dan undangan yang hadir mendapatkan tas dan buku. Bagi Pengurus MWC NU Ngasem dan ranting mendapatkan sarung dan baju batik NU. “Pada Konferensi VIII ini juga dilaksanakan santunan anak Yatim Piatu sejumlah 8 anak. Delapan anak itu sebagai bagian dari simbol Konferensi ke VIII,” jelas Gus Fauz.
Setelah prosesi pembukaan selesai dilanjutkan pelaksanaan Konferensi Wakil Cabang VIII MWC NU Ngasem sampai selesai. Pada Konferensi ini kembali terpilih sebagai Rais Syuriah MWC NU Ngasem yaitu KH. Abdul Kharis dan KH. A. Nailin Fauz sebagi Ketua Tanfidziyah MWC NU Ngasem Masa Khidmat 2024-2029.
Gus Fauz selaku Ketua
Tanfidziyah MWC NU Ngasem terpilih menerangkan bahwa amanah itu dalam rangka
sarananya dalam berkhidmat kepada NU. “Maka kami minta doa sebesar-besarnya
dari seluruh warga NU Kecamatan Ngasem, agar menjadi pemimpin sesuai yang
diharapkan peserta Konferensi MWC NU Ngasem,” kata Gus Fauz.
Gus Fauz juga
menjelaskan, program-program kerja yang akan dilaksanakannya. Menurutnya,
semuanya sudah dibahas di komisi Program, Komisi Organisasi dan Komisi
Rekomendasi. “Yang jelas kepengurusan 2024-2029 sesuai dengan temanya yaitu Optimalisasi
Kemandirian Ekonomi, Layanan Kesehatan dan Kaderisasi, selain itu termasuk tadi
ada amanat untuk mendirikan KBIHU atau Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh”
tambah Gus Fauz.
Pada kesempatan itu Gus Fauz, juga menjelaskan, untuk layanan kesehatan MWC NU
Ngasem sudah mempunyai gedung klinik kesehatan harus segera beroperasi termasuk
ambulan NU Gratis 0 Rupiah juga tidak boleh berhenti.
Semoga cita-cita MWC NU
Ngasem untuk dapat lebih bermanfaat bagi ummat khususnya warga Nahdlatul Ulama diberi
kelancaran dan keberkahan. MWC NU Ngasem “Mandiri Modern dan Kreatif”
0 Komentar